“aku memang menginginkan kehidupan yang mapan dan
berkecukupan. Karena itu aku harus bekerja keras, sangat keras”
Hampir
di seluruh dunia gerai makanan cepat saji Mc Donald dapat kita jumpai. Nah
inilah hasil kerja keras dari Raymond Kroc, yang pada usia 14 tahun harus
berhenti sekolah dan menjual gelas kertas. Sebagaiman yang
telah diucapkan diatas tentang kerja keras,
Kroc hanya
mempunyai waktu istirahat 4-5 jam dalam sehari. Dari pukul 07.00-15.00 sore, Kroc menjadi
salesman gelas kertas. Pada pukul 15.00-02.00 Kroc menjadi pemain piano disebuah orkestra. Ya, begitulah
kerja keras Kroc untuk mewujudkan keinginannya. Tentunya hal-hal seperti ini
hanya mampu dilakukan oleh orang-orang yang hidupnya serba kekurangan dalam
materi, serta sadar atas keuangannya tersebut.
Lantas bagaimana perjalanan kisah Kroc hingga
kebesaran Mc Donald ada di tangannya.
Kroc adalah
orang yang tidak pernah puas dengan satu bidang usaha. Ketertarikan untuk
mencari kekayaan di El Dorado, Miami, adalah salah satu bukti bahwa Kroc adalah pekerja
keras. Di El Dorado Kroc
menjadi salesman real estate untuk WP Morgan dan Son. Tetapi, hal itu tidak berlangsung
lama. Bisnis real estate yang dijalaninya pudar, bahkan tidak menguntungkan.
Akhirnya, Kroc kembali lagi
ke Chicago, menjadi salesman kertas, hampir selama sepuluh tahun lebih ia
menggeluti bisnis gelas kertas. Hingga di usianya yang ke-35 tahun, Kroc memperoleh
bonus mobil karena kelihaiannya dalam berpromosi. Namun, tidak lama perusahaan
gelas kertas mengalami kebangkrutan. Tentunya hal itu berimbas pada nasib
karyawan, termasuk Kroc
sendiri. Salah satunya adalah pemotongan gaji karyawan.
Karena Kroc memberikan
keuntungan yang besar bagi perusahaan itu, Kroc melakukan protes keras. Namun, pemilik perusahaan itu
tidak mau menanggapi semua itu. Untuk mengatasi itu semua, Kroc memilih untuk
mengundurkan diri.
Taka lama setelah keluarnya Kroc,
pemimpin perusahaan menarik kembali Kroc untuk kembali bekerja dengan gaji
tetap. Sang pemilik perusahaan sadar bahwa Kroc memberi banyak keuntungan bagi perusahaannya. Jika, Kroc pergi dari
perusahaan itu, maka akan mengalami kerugian yang lebih besar.
Sementara pertemuannya dengan Mc
Donald bersaudara berawal ketika ia pergi dari rumahnya di dekat Chicago ke California
selatan untuk menemui dua klien terbesarnya dalam pembelian Prince Castlee
Multimixe (alat pengocok susu). Kliennya itu bercerita bahwa di San Bernandino
ada restoran yang menggunakan mesin untuk mencampur empat puluh gelas susu
secara bersamaan.
Tanpa menunda waktu, Kroc langsung
meluncur di San Bernandino untuk melihat restoran tersebut. Sesampainya di
restoran itu, Kroc
melihat antrian pembeli yang berkelak-kelok di luar restoran.
Melalui dinding bangunan yang
seluruhnya terbuat dari kaca, Kroc
melihat karyawan yang bertopi kertas dan berseragam putih sedang sibuk di
restoran. Para pelayan ini menyajikan burger dalam piring, kentang goreng dan
susu kocok kepada keluarga-keluarga kelas pekerja yang berdatangan dengan
mobil.
Melihat ini semua naluri bisnis Kroc
bermain, Kroc yakin bahwa operasi kakak beradik Mc Donald akan merajai dunia
jikalau usahanya diperluas.
Untuk itu, pada hari berikutnya Kroc kembali
mendatangi restoran itu, dan mengajukan usul kepada Mc Donald bersaudara untuk
memeperluas usahanya. Tetapi kakak beradik ini telah menjual waralabanya di
Phoenix dan Sacramento dengan harga murah dan tidak mendapat untung besar.
Tetapi, Kroc yang berpengalaman
selama 30 tahun sebagai penjual veteran, Kroc akhirnya mampu meyakinkan Mc
Donald bersaudara untuk menjual waralabanya dengan harga rendah, yaitu 950
dolar. Sebagai imbalan Mc Donald bersaudara akan mendapatkan 1,4% dari seluruh
penjualan dan akan mengembalikan 0,5%.
Akhirnya Mc Donald bersaudara mau
menyepakatinya, Kroc mulai memenuhi mimpinya tentang restoran Mc Donald yang
meledak dari pantai ke pantai.
Kroc mulai berpikir, restoran itu
sukses, tapi bukan ia pemiliknya. Karena itu Kroc mengontak Mc Donald
bersaudara, untuk membeli kontraknya. Mc Donald menyebut angaka 2.700.000
dolar. Kroc sangat terkejut, ia tak mungkin mengumpulkan uang sebanyak itu.
Tetapi melihat prospek ke depan, Kroc harus berani membayar sesuai yang
disebutkan Mc Donald bersaudara.
Kroc memperkirakan utangnya baru
akan lunas pada 1991. Tetapi pada 1972, semua utangnya telah lunas, dan Mc
Donald resmi menjadi milik Kroc.
Kroc menjadi makin menggila dalam
menjalankan bisnis Mc Donald. Hingga pada tahun 1977 terdapat 4177 restoran Mc
Donald di seluruh Amerika dan 21 di luar negeri. Saat itu total penjualan
mencapai miliar dolar.
Kroc memulai dengan strategi harga
rendah yang sama, menu terbatas serta pelayanan yang cepat seperti di
Bernandino. Hal ini merupakan tonggak awal kebesaran Mc Donald corp. Hingga
sampai pada tahun 2004, Mc Donald memiliki 30.000 rumah makan di seluruh dunia
dengan jumlah pengunjung rata-rata 50.000.000 orang, dengan pengunjung per hari
rumah makan 1.700 orang.
Setiap restoran Mc Donald
dijalankan oleh franchisee, afiliasi atau perusahaan itu sendiri. Pendapatan
perusahaan berasal dari sewa, royalti, dan biaya yang dibayar oleh franchisee,
serta penjualan di perusahaan restoran yang diperasikan. Pendapatan Mc Donald
tumbuh 27% selam tiga tahun, yang berakhir pada 2007 menjadi US$ 22,8 miliar
dan 9% pertumbuhan pendapatan operasional sebesar US$ ,9 miliar.
Ray Kroc hanya sekolah sampai
usianya 14 tahun karena alasan ekonomi, akhirnya berhassil menjadi jutawan
dolar.


0 comments:
Post a Comment