Thursday, 20 November 2014

FISHUM UIN Suka Rangkul PTAI (N) Se-Indonesia Dirikan Konsorsium Nasional Ilmu Sosial dan Humaniora (KONISHUM)

14-15 November 2014, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga telah sukses menyelenggarakan Konferensi Nasional dengan Tema “ Islam dan Pengembangan Ilmu Sosial-Humaniora ”. Kegiatan yang berlangsung selamadua hari ini juga melangsungan Workshop “Pengelola Prodi Ilmu Sosial Humaniora PTAI Se-Indonesia: Menuju Pembentukan Konsorsium Ilmu Sosial dan Humaniora “. Dr. Mustadin Tanggala selaku Ketua Panitia menyampaiakan bahwa, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang pertama mengukir sejarah sebagai tuan rumah terbentuknyaKonsorsium Nasional Ilmu Sosial dan HumanioraPerguruan Tinggi Agama Islam PTAI (N) yang berada di bawah naungan Kementrian Agama RI.
Dalam Konferensi Nasional ini, juga ditampilkan beberapa tokoh-tokoh besar diantaranya: Prof. Dr. HM. Amin Abdullah (UIN Sunan Kalijaga), Prof. Dr. Syamsul Arifin (UMM Malang), Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag, M. Si (UIN Syarif Hidyatullah Jakarta), Prof. Dr. Pawito, Ph.D (UNS Surakarta) dan Prof. Dudung Abdurrahman, M. Hum (Dekan Fishum UIN Suka).
“Pada pertemuan Konfrensi Nasionalini kita menyajikan 35 Makalah terbaik dari para Dosen Ilmu Sosial dan Humaniora se-Indonesia kemudian dilanjutkan denganWorkshop PembentukanKonsorsium Nasional Ilmu Sosial dan Humaniora”,tutur Mustadin.
Kegiatan ini di hadiri kurang lebih 250 peserta utusan19 PTAIN dan PTAIS yang berasal dari berbagai program studi dan berbagai asal perguruan tinggi. Sesuai kesepakatan dalam konferensi Nasional ini disepakati dibentukKonsorsium Nasional Ilmu Sosial dan Humaniora (KONISHUM)yang telah diketuai oleh Prof. Dudung Abdurrahman, M.Hum (UIN Sunan Kalijaga) Serta Mustadin Taggala, S.Psi., M.Si (UIN Sunan Kalijaga YK) dan Dr. Abdurrahman, M.Si (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) terpiiih sebagai Sekertaris KONISHUM.
Prof. Dudung Abdurrahman, M.Hum selaku Ketua KONISHUMdalam sambutan ketua terpilih mengatakan bahwa Tugas berat para pegurus KONISHUMsudah menanti diantaranyapertama,memperjuangkan kesetaraan kemajuan disiplin ilmu-ilmu agama yang telah terlebih dahulu lahir di lingkungan PTAI dan PTAIN di bawah naungan Kemenag RI.Kedua,mengejar ketertinggalan dari Ilmu Sosial dan Humaniora yang telah lama tumbuh dan berkembang di bawah naungan DIKTI.Ketiga,menjadi bagian dari upaya pemaduan ilmu agama dan ilmu sosial Humaniora sebagai ciri khas Ilmu sosial dan Humaniora di lingkungan Kemenag RI.
“ Semoga Pembentukan KONISHUM ini menjadi bagian dari upaya dan solusi memajukan Pendidikan Tinggi di Indonesia”, Pungkas Dudung Abdurrahman. (Doni T W-Humas UIN Suka). www. uin-suka.ac.id

0 comments:

Post a Comment